Rabu, 01 Mei 2013
Minggu, 31 Maret 2013
Bangsa Arya
ASAL-USUL DAN
KEBUDAYAAN BANGSA ARYA
PADA MASA HINDU
BUDDHA DI INDIA
MAKALAH
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH
Bahasa Indonesia Keilmuan
yang dibina oleh Ibu Mita Arfiandani
oleh
Siti Nur Indarti
120731435952
UNIVERSITAS
NEGERI MALANG
FAKULTAS ILMU
SOSIAL
JURUSAN SEJARAH
November 2012
ASAL-USUL DAN KEBUDAYAAN BANGSA
ARYA
PADA MASA HINDU BUDDHA DI INDIA
1.
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Bangsa adalah
sekelmpok besar manusia yang memiliki cita-cita moral dan hukum yang terikat
menjadi satu karena persamaan karateristik atau nasib dan mendiami wilayah
suatu negara. Di dunia ini terdapat banyak bangsa, salah satu bangsa yang
terkenal adalah bangsa Arya. Bangsa Arya adalah suatu bangsa yang mendiami
India dan berpengaruh terhadap proses perseberan agama Hindu dan Buddha di
India
Bangsa Arya
merupakan bangsa yang berada di Asia Selatan khususnya berada di Negara India.
Bangsa Arya mendiami kawasan di sebelah timur Sungai Indus yang sebelumnya
menyingkirkan bangsa Dravida yaitu bangsa pendukung peradaban Harappa dan
Mohenjodaro. Bangsa Arya mempunyai pengaruh yang cukup signifikan dalam
persebaran agama Hindu dan Buddha di India
Siapakah yang
tidak mengetahui bahwa setiap bangsa pasti memiliki kebudayaan?. Kebudayaan
adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka
kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar
(Koentjaraningrat, 2002: 180). Bangsa Arya sebagai bangsa besar di India
tentulah mempunyai kebudayaan yang tinggi, untuk itu penulis mengambil judul “Asal-Usul
dan Kebudayaan Banga Arya pada Masa Hindu Buddha di India.
1.2
Rumusan Masalah
Dari uraian di
atas penulis dapat menyimpulkan beberapa masalah yang muncul dari topik makalah
ini:
(1) bagaimana asal-usul bangsa Arya
pada masa hindu buddha di india?
(2) bagaimana kebudayaan bangsa
Arya pada masa hindu buddha di india?
1.3
Tujuan Penulisan Makalah
Penulis membuat
makalah ini dengan tujuan sebagai berikut :
(1) menjelaskan asal-usul bangsa
Arya pada masa Hindu dan Buddha di India.
(2) menggambarkan kebudayaan Bangsa
Arya pada masa Hindu dan Buddha di India.
2.
PEMBAHASAN
2.1
Asal-Usul Bangsa Arya
Bangsa arya
merupakan bangsa yang mendiami India. Bangsa ini bukanlah bangsa asli India.
Coedes (2010: 204) prasasti memang menyebutkan bahwa orang Kling (Orang India
dari Kali), Orang Arya (Orang India bukan Dravidian), Orang Gola (Grauda di Benggala), Orang Singhala
(Sri Lanka), Orang Karnataka (Kanara). Dari peryataan tersebut dapat diketahui
Orang Arya bukanlah Orang Dravidian yakni orang asli India.
Bangsa arya merupakan
bagian dari rumpun Kaukosid, mereka masuk ke India sekitar 1500 SM dari Persia (Nobble dan Dutt,
1982:4). Bagsa Arya mendiami kawasan di sebelah timur Sungai Indus, di antara
Sungai Sutlej dan Yamuna. Bangsa Arya ini diperirakan adalah seorang pengembara
yang kemudian menduduki India.
Kedatangan
Bangsa Arya di India harus menyingkirkan dulu suatu bangsa besar pendukung
kebudayaan Harappa dan Mohejondaro yaitu Bangsa Dravidian, bangsa asli India.
Secara fisik bangsa Dravidian ini memiliki hidung pesek, bibir tebal dan
berkulit hitam. Menurut Reg Veda bangsa ini adalah penyembah phallus yang merupakan simbol
kejantanan.
2.2
Kebudayan Bangsa Arya pada Masa Hindu dan Buddha di India.
Bangsa Arya
mendiami kawasan di sebelah timur Sungai Indus, di antara Sungai Sulej dan
Yamuna, dan daerah itu kemudian lebih dikenal sebagai Brahmanavatara atau
Aryavatara. Yang dimaksud adalah tempat-tempat dimana kaum ataupun orang-orang
Arya bertempat tinggal. Sebagai pengembara mereka mempunyai kemampuan bersyair
yang tinggi, meskipun mereka tidak mengenal bahasa tulis. Syair-syair pujian
itu diajarkan melalui mulut ke mulut, ketika suatu keluarga atau bangsa
memperingati kepahlawanan nenek moyang mereka, terutama pada hari kematian
pahlawan tersebut. Kesusasteraan mereka dibagi menjadi beberapa periode, yaitu
periode Veda, Brahmana dan Uphanised. Nampaknya kesusasteraan itu merupakan
transisi kebudayaan zaman prasejarah ke zaman sejarah. (Suud, 1998: 47)
Anak laki-laki
sangat penting dalam kehidupan berkeluarga, apabila seorang wanita tidak dapat
melahirkan anak laki-laki maka wanita tersebut akan diceraikan oleh suaminya.
Jika sang suami meninggal maka isterinya harus menaiki pancaka untuk dibakar
bersama jenazah suaminya. Tolak ukur kekayaan pada Bangsa Arya berdasarkan
hewan ternak yang dimiliki, kuda misalnya yang hanya dimilki oleh orang kaya
saja.
Bangsa Arya
mempunyai kegemaran melakukan lomba perang-perangan ataupun sekedar lomba
memanah sasaran tertentu. Tari-tarian merupakan kesenian penuh kegembiraan oleh
Bangsa Arya yang diiringo oleh music gendang. Selain itu masyarakat Arya sangat
gemar bermain judi
3.
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Dari uraian
diatas dapat disimpulkan bahwa Bangsa Arya bukanlah bangsa asli India melainkan
bangsa yang datang dari Persia ke India. Bangsa Arya dalam mendiami India di
sebelah timur sungai Indus menyingkirkan terlebih dahulu bangsa besar pendukung
kebudayaan Harappa dan Mohejondaro yaitu banga Dravida
Bangsa Arya mmiliki
kemampuan bersyair yang tinggi dan mempunyai beberapa kesusasteraan yang dibagi
menjadi beberapa periode yaitu periode Veda, Brahmana dan Unishpad. Anak
laki-laki sangat penting dalam keluarga jika wanita tidak dapat melahirkan anak
laki-laki maka ia akan diceraikan suaminya dan jika suaminya meninggal
isterinya harus dibakar bersama jenazah suaminya. Tolak ukur kekayaan Bangsa
Arya adalah alat ternak yang dimiliki suatu keluarga. Kegemaran bangsa Arya
adalah lomba memanah dan bermain judi.
DAFTAR
RUJUKAN
Coedes, G. 2010.
Asia Tenggara Masa Hindu-Buddha (Terjemahan Winarsih Partaningrat Arifin).
Jakarta : KPG
Koentjaranigrat. 2002. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Nobble,
A.G & Dutt A.K. 1982. Cultural
Patterns and Processes. Colorado: Westview Press.
Suud,
A. 1998. Memahami Sejarah Bangsa-Bangsa
di Asia Selatan. Jakarta: Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Langganan:
Postingan (Atom)
